Indonesia vs Oman: Garuda Unggul 3-0, Akhiri Kutukan 38 Tahun

Kemenangan terakhir Indonesia atas Oman tercatat pada 18 Januari 1988 dengan skor 3-0 dalam ajang King's Cup di Bangkok, Thailand.

Sejarah baru terukir di Stadion Gelora Bung Karno Madya, Jakarta. Timnas Indonesia akhirnya memecahkan kutukan 38 tahun dengan menghancurkan Oman 3-0 dalam laga FIFA Matchday persahabatan, Jumat (5/6/2026) malam WIB.

Tiga gol dari Justin Hubner, Ole Romeny, dan Ragnar Oratmangoen menjadi kado manis bagi jutaan pendukung Garuda.

Kutukan 38 Tahun Akhirnya Pupus

Selama 38 tahun terakhir, Timnas Indonesia tidak pernah merasakan kemenangan atas Oman. Kemenangan terakhir Indonesia atas Oman tercatat pada 18 Januari 1988 dengan skor 3-0 dalam ajang King’s Cup di Bangkok, Thailand.

Pelatih John Herdman sebelumnya dengan lantang menyatakan, “Kita belum pernah mengalahkan Oman dalam 38 tahun, dan itulah tantangan bagi kami. Dengan dukungan kalian, kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk mencatatkan nama kami di buku sejarah.” Malam ini, janji itu terbukti.

Babak Pertama: Garuda Langsung Tancap Gas

Indonesia langsung tampil menekan sejak peluit pertama, mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan berbagai peluang berbahaya di sepertiga akhir lapangan.

Peluang besar nyaris tercipta lebih awal. Diks menerima umpan dari Jenner di dalam kotak penalti, memberikan crossing ke Tjoe-A-On yang menyundul bola dengan keras, namun pertahanan Oman berhasil memblok tepat di garis gawang. Tendangan sudut pun diambil, tapi kembali dibuang oleh lini belakang Oman.

Tekanan akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-13, Tjoe-A-On menerima bola di sisi kiri dan mengirim umpan matang ke Justin Hubner yang sudah menunggu di kotak penalti. Hubner pun menyelesaikan dengan tembakan keras yang bersarang di gawang Oman, membuka keunggulan Indonesia!

Ole Romeny kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-27, membuat Indonesia melenggang ke kamar ganti dengan keunggulan dua gol.

Namun babak pertama tidak berlalu tanpa drama. Oman melancarkan tekanan balik, dan Sultan berhasil dirobohkan di dalam kotak penalti — wasit menunjuk titik putih! Al-Ghassani maju sebagai eksekutor dan menendang ke sudut kanan, tapi Audero membaca arah bola dengan sempurna dan menggagalkan penalti tersebut! GBK Madya pun bergemuruh.

Setelah penalti gagal itu, Oman justru semakin bangkit dan mulai menciptakan peluang-peluang berbahaya. Fawaz menerima bola di tepi kotak penalti dan melepaskan tembakan keras, namun bola melambung di atas mistar gawang.

Di penghujung babak pertama, ketegangan memuncak. Tjoe-A-On menerima kartu kuning akibat pelanggaran keras yang bahkan memicu insiden kecil dan cekcok antar pemain di lapangan, ini jelas bukan sekadar laga persahabatan.

Pada jeda babak, Indonesia mengganti Justin Hubner dengan Dony Pamungkas, sementara Oman memasukkan Al-Mashaikhi dan Al-Rahji menggantikan Sultan dan Al-Rawahi.

Babak Kedua: Oratmangoen Tutup Pesta

Di babak kedua, Oman mencoba balas menyerang. Al-Aghbari menerima bola di sisi kiri, masuk ke dalam, dan melepas tembakan keras, namun bola kembali melambung melewati gawang, menyia-nyiakan peluang besar.

Indonesia tidak mau puas. Ragnar Oratmangoen akhirnya memastikan kemenangan dengan gol ketiga, mengunci hasil akhir 3-0 untuk Indonesia.

Di penghujung laga, Saddil Ramdani yang baru masuk sebagai pengganti nyaris menambah gol, namun sepakannya dari tepi kotak penalti melenceng ke sisi kiri gawang.

Oman masih mencoba hingga menit akhir. Al-Ghassani menerima umpan di sisi kiri, melesat masuk, dan memberikan umpan silang rendah ke dalam kotak penalti, namun tembakan Al-Shahri melambung di atas gawang dan peluang itu pun sia-sia.

Di sisi lain, Romeny, Ridho, dan Oratmangoen ditarik keluar, digantikan oleh Ramdani, Baker, dan Zijlstra menjelang peluit panjang berbunyi.

Pelatih John Herdman menilai laga ini bukan sekadar pertandingan persahabatan, melainkan pembuktian bahwa Indonesia telah naik kelas di kancah sepak bola Asia. Dengan kemenangan ini, Garuda menutup musim dengan penuh kebanggaan — dan kutukan 38 tahun itu kini hanya tinggal kenangan.

Skor Akhir: Indonesia 3–0 Oman Pencetak Gol: Justin Hubner (13′), Ole Romeny (27′), Ragnar Oratmangoen (babak kedua)

Populer

Artikel Lainnya