Peringkat FIFA Terbaru 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026, dari Terbawah hingga Teratas

Jelang dimulainya Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, FIFA telah merilis peringkat dunia resmi terbaru pada 11 Juni 2026.

Peringkat ini menjadi acuan terakhir sebelum bola mulai bergulir, sekaligus menggambarkan kekuatan masing-masing dari 48 negara yang akan berlaga memperebutkan trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.

Kali ini, mari kita bahas urutannya mulai dari posisi paling bawah hingga sang juara dunia bertahan yang kembali ke puncak klasemen.

Inilah Peringkat FIFA Terbaru 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026, dari Terbawah hingga Teratas

Selandia Baru (Peringkat 85) Selandia Baru menempati posisi terbawah di antara 48 peserta. Tampil di Piala Dunia ketiganya, mereka berharap “ketiga kalinya beruntung” dengan Chris Wood sebagai andalan di Grup G.

Haiti (Peringkat 83) Haiti menjadi negara dengan peringkat terendah kedua. Sebagai juru kunci dalam daftar 48 tim, mereka akan menghadapi awal yang sangat berat di Grup C melawan Skotlandia, Brasil, dan Maroko.

Curaçao (Peringkat 82) Curaçao berada di posisi 82 sebagai negara terkecil yang pernah lolos ke Piala Dunia. Kembalinya pelatih Dick Advocaat menjadi suntikan moral besar menjelang Grup E.

Cabo Verde (Peringkat 67) Cabo Verde menempati posisi 67, salah satu debutan Piala Dunia dengan lini belakang yang sangat solid—hanya sekali kalah dalam 90 menit selama sekitar satu setengah tahun. Mereka akan tampil di Grup H.

Ghana (Peringkat 73) Ghana berada di posisi 73. Meski diuji melawan tim-tim kuat seperti Jerman dan Meksiko, hasilnya kurang memuaskan menjelang Grup L.

Bosnia dan Herzegovina (Peringkat 64) Bosnia berada di posisi 64, belum menang dalam 90 menit sejak November 2025. Mereka mengandalkan striker veteran Edin Dzeko di Grup B.

Yordania (Peringkat 63) Yordania menempati posisi 63 sebagai salah satu debutan Piala Dunia. Hasil dua imbang dan dua kalah dari empat laga terakhir membuat persiapan ke Grup J kurang ideal.

Saudi Arabia/Arab Saudi (Peringkat 61) Arab Saudi berada di posisi 61 setelah baru meraih kemenangan pertama tahun ini melawan Puerto Riko. Pelatih Hervé Renard berharap mengulang sejarah kemenangan atas Argentina di 2022, kali ini menghadapi Spanyol di Grup H.

Afrika Selatan (Peringkat 60) Afrika Selatan berada di posisi 60. Setelah hampir setahun tanpa kemenangan, mereka akhirnya menang melawan Jamaika sebelum tampil di Grup A.

Qatar (Peringkat 57) Qatar berada di posisi 57 dengan persiapan paling kacau akibat dampak konflik regional, belum menang sejak Oktober 2025. Mereka akan tampil di Grup B.

Iraq/Irak (Peringkat 56) Irak menempati posisi 56. Persiapan tim sempat terganggu insiden penahanan striker Aymen Hussein di bandara AS, namun mereka berhasil menahan imbang Spanyol 1-1. Mereka akan tampil di Grup I.

Uzbekistan (Peringkat 50) Uzbekistan menempati posisi 50 sebagai wakil pertama Asia Tengah di Piala Dunia. Mereka hanya kalah tiga kali sejak awal 2025 dan akan tampil di Grup K.

Tunisia (Peringkat 46) Tunisia menempati posisi 46 setelah lolos kualifikasi dengan mulus, namun performa menurun drastis usai tersingkir di Piala Afrika oleh Mali. Mereka akan tampil di Grup F.

Kongo DR (Peringkat 45) Kongo DR menempati posisi 45 setelah meraih hasil imbang 0-0 yang positif melawan Denmark. Mereka akan tampil di Grup K bersama Portugal.

Paraguay (Peringkat 40) Paraguay berada di posisi 40 setelah mengambil tiket terakhir zona CONMEBOL. Mereka pernah mengalahkan Brasil dan Argentina dalam perjalanan kualifikasi, dan akan membuka Grup D melawan Amerika Serikat.

Czechia/Ceko (Peringkat 39) Ceko menempati posisi 39 dengan enam kemenangan beruntun, meski sebagian besar melawan tim-tim peringkat rendah. Mereka akan tampil di Grup A.

Sweden/Swedia (Peringkat 38) Swedia berada di posisi 38 setelah lolos secara dramatis lewat Nations League. Performa di bawah Graham Potter masih belum konsisten menjelang Grup F.

Panama (Peringkat 34) Panama menempati posisi 34 dengan rekor kurang meyakinkan, termasuk kekalahan 6-2 dari Brasil. Mereka akan tampil di Grup L bersama Inggris dan Kroasia.

Pantai Gading (Peringkat 33) Pantai Gading menempati posisi 33 dengan form impresif, memenangkan tiga laga terakhir melawan Korea Selatan, Skotlandia, dan Prancis. Mereka akan tampil di Grup E.

Norwegia (Peringkat 31) Norwegia menempati posisi 31. Dengan Erling Haaland sebagai andalan, mereka mempersiapkan diri dengan matang menghadapi Grup I yang berat bersama Prancis dan Senegal.

Kanada (Peringkat 30) Sebagai tuan rumah, Kanada bertahan di peringkat 30 dengan hanya dua kekalahan sejak Juli 2025. Mereka akan membuka turnamen melawan Bosnia di Grup B.

Mesir (Peringkat 29) Mesir berada di posisi 29. Meski performa Mohamed Salah menurun, Grup G yang relatif mudah membuka peluang Mesir melaju ke babak gugur.

Algeria/Aljazair (Peringkat 28) Aljazair menempati posisi 28 setelah meraih kemenangan mengejutkan 1-0 atas Belanda dalam laga uji coba. Mereka akan tampil di Grup J.

Australia (Peringkat 27) Australia berada di posisi 27. Setelah mencapai babak 16 besar di Qatar 2022, Socceroos menghadapi tantangan berat di Grup D.

Korea Selatan (Peringkat 25) Korea Selatan berada di posisi 25 dengan hasil yang naik-turun. Son Heung-min diharapkan tampil maksimal di Piala Dunia terakhirnya bersama tim di Grup A.

Austria (Peringkat 24) Austria menempati posisi 24 dengan sembilan kemenangan dari 11 laga di bawah Ralf Rangnick. Lini belakang yang kokoh menjadi modal di Grup J bersama Argentina.

Ekuador (Peringkat 23) Ekuador menempati posisi 23 dengan rekor tak terkalahkan sejak September 2024, meski sembilan dari 13 laga terakhir berakhir imbang. Mereka akan tampil di Grup E.

Turkiye (Peringkat 22) Turkiye berada di posisi 22 dengan tujuh kemenangan dari delapan laga terakhir, termasuk hasil imbang melawan Spanyol. Mereka berpeluang menjadi juara Grup D yang dianggap cukup ramah.

Iran (Peringkat 20) Iran menempati posisi 20 meski persiapan tim ini paling terdampak akibat konflik geopolitik antara AS dan Israel terhadap Iran, termasuk kendala visa pemain dan pemindahan kamp pelatihan ke Tijuana.

Swiss (Peringkat 19) Swiss berada di posisi 19 meski performa belakangan menurun usai lolos kualifikasi dengan mudah. Mereka akan tampil di Grup B yang relatif lebih ringan bersama Kanada, Bosnia, dan Qatar.

Jepang (Peringkat 18) Jepang menempati posisi 18 dengan rekor enam kemenangan beruntun, termasuk mengalahkan Brasil dan Inggris. Samurai Blue diprediksi bisa menjadi kuda hitam di Grup F.

Amerika Serikat (Peringkat 17) Sebagai tuan rumah, Amerika Serikat turun ke peringkat 17 setelah mengalami tiga kekalahan dari empat laga terakhir di bawah Mauricio Pochettino. Mereka akan membuka Grup D melawan Paraguay.

Uruguay (Peringkat 16) Uruguay berada di posisi 16 meski belum meraih kemenangan dalam empat laga terakhir dan tidak menjalani laga uji coba sejak Maret. Tim asuhan Marcelo Bielsa akan tampil di Grup H.

Senegal (Peringkat 15) Senegal menempati posisi 15 dengan rekor hanya sekali kalah sejak pertengahan November. Skuad yang dipenuhi penyerang seperti Sadio Mane dan Nicolas Jackson siap bersaing di Grup I yang dijuluki “grup neraka”.

Meksiko (Peringkat 14) Sebagai salah satu tuan rumah, Meksiko naik ke peringkat 14 berkat rangkaian hasil tak terkalahkan dalam delapan laga terakhir. El Tri akan membuka turnamen melawan Afrika Selatan di Grup A.

Kolombia (Peringkat 13) Kolombia berada di posisi 13 meski mengalami dua kekalahan beruntun dari Kroasia dan Prancis menjelang turnamen. Mereka akan bersaing di Grup K bersama Portugal, Kongo DR, dan Uzbekistan.

Kroasia (Peringkat 11) Kroasia menempati posisi 11 dengan sembilan kemenangan dari 12 laga terakhir, meski sebagian besar melawan lawan-lawan dengan peringkat lebih rendah. Mereka akan tampil di Grup L bersama Inggris.

Jerman (Peringkat 10) Jerman menempati posisi 10 dengan sembilan kemenangan beruntun di bawah Julian Nagelsmann. Skuad muda yang dipadukan dengan beberapa pemain senior membuat Jerman jadi ancaman serius di Grup E.

Belgia (Peringkat 9) Belgia menempati posisi sembilan dengan rekor tak terkalahkan sejak Maret 2025 di bawah Rudi Garcia. Ini kemungkinan menjadi penampilan terakhir generasi emas seperti Kevin De Bruyne dan Thibaut Courtois di Grup G.

Belanda (Peringkat 8) Belanda berada di posisi delapan meski sempat mengalami pukulan akibat cedera ACL Xavi Simons dan kekalahan dari Aljazair. Mereka akan bersaing di Grup F bersama Jepang, Swedia, dan Tunisia.

Maroko (Peringkat 7) Maroko menjadi wakil Afrika dengan peringkat tertinggi. Status juara Piala Afrika (meski kontroversial) dan kemampuan menahan Erling Haaland dalam laga uji coba membuat Maroko diprediksi bisa menembus babak gugur di Grup C.

Brasil (Peringkat 6) Brasil menempati posisi enam di bawah arahan Carlo Ancelotti. Tim Samba meraih tiga kemenangan beruntun menjelang turnamen dan akan tampil di Grup C bersama Maroko, Skotlandia, dan Haiti.

Portugal (Peringkat 5) Portugal menempati posisi lima dengan skuad yang dianggap salah satu yang terdalam di turnamen ini. Cristiano Ronaldo akan tampil di Piala Dunia keenamnya bersama tim yang akan berjuang di Grup K.

Inggris (Peringkat 4) The Three Lions berada di posisi empat dengan skuad yang dipenuhi bintang seperti Harry Kane, Bukayo Saka, dan Jude Bellingham. Namun performa di bawah Thomas Tuchel dinilai belum konsisten menjelang Grup L.

Prancis (Peringkat 3) Les Bleus menempati posisi tiga setelah dua kemenangan beruntun melawan Brasil dan Kolombia, ditopang performa gemilang Kylian Mbappe. Mereka akan tampil di Grup I bersama Senegal, Irak, dan Norwegia.

Spanyol (Peringkat 2) Spanyol berada di posisi kedua setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Irak dalam laga persahabatan terakhir. Meski begitu, La Furia Roja tetap dianggap salah satu kandidat juara terkuat di Grup H.

Argentina (Peringkat 1) Sang juara bertahan kembali ke puncak klasemen FIFA setelah meraih dua kemenangan beruntun di laga uji coba melawan Islandia dan Honduras. Argentina memimpin Grup J dan menjadi favorit utama untuk mempertahankan gelar yang mereka rebut empat tahun lalu.

Demikian rangkuman peringkat FIFA terbaru seluruh 48 negara peserta Piala Dunia 2026, dari Selandia Baru di posisi paling buncit hingga Argentina yang kembali bertengger di puncak dunia. Menariknya, peringkat di atas kertas tidak selalu menjadi penentu hasil akhir di lapangan—format baru dengan 12 grup dan delapan tim peringkat ketiga terbaik yang ikut lolos ke babak 32 besar membuka peluang lebih besar bagi tim-tim underdog untuk mencatatkan kejutan. Kita tunggu saja bagaimana drama sesungguhnya berlangsung selama lebih dari sebulan ke depan, hingga laga puncak di MetLife Stadium pada 19 Juli 2026.

Populer

Grup A
Tim M W S K SG Pts
1 Mexico
1 1 0 0 +2 3
2 Korea Selatan
1 1 0 0 +1 3
3 Ceko
1 0 0 1 -1 0
4 Afrika Selatan
1 0 0 1 -2 0
Grup B
Tim M W S K SG Pts
1 Kanada
1 0 1 0 0 1
2 Swiss
1 0 1 0 0 1
3 Bosnia-Herzegovina
1 0 1 0 0 1
4 Qatar
1 0 1 0 0 1
Grup C
Tim M W S K SG Pts
1 Skotlandia
1 1 0 0 +1 3
2 Brasil
1 0 1 0 0 1
3 Maroko
1 0 1 0 0 1
4 Haiti
1 0 0 1 -1 0
Grup D
Tim M W S K SG Pts
1 Amerika Serikat
1 1 0 0 +3 3
2 Australia
1 1 0 0 +2 3
3 Turki
1 0 0 1 -2 0
4 Paraguay
1 0 0 1 -3 0
Grup E
Tim M W S K SG Pts
1 Jerman
1 1 0 0 +6 3
2 Pantai Gading
1 1 0 0 +1 3
3 Ekuador
1 0 0 1 -1 0
4 Curacao
1 0 0 1 -6 0
Grup F
Tim M W S K SG Pts
1 Swedia
1 1 0 0 +4 3
2 Belanda
1 0 1 0 0 1
3 Jepang
1 0 1 0 0 1
4 Tunisia
1 0 0 1 -4 0
Grup G
Tim M W S K SG Pts
1 Belgia
0 0 0 0 0 0
2 Iran
0 0 0 0 0 0
3 Mesir
0 0 0 0 0 0
4 Selandia Baru
0 0 0 0 0 0
Grup H
Tim M W S K SG Pts
1 Spanyol
0 0 0 0 0 0
2 Uruguay
0 0 0 0 0 0
3 Arab Saudi
0 0 0 0 0 0
4 Tanjung Verde
0 0 0 0 0 0
Grup I
Tim M W S K SG Pts
1 Prancis
0 0 0 0 0 0
2 Senegal
0 0 0 0 0 0
3 Norwegia
0 0 0 0 0 0
4 Irak
0 0 0 0 0 0
Grup J
Tim M W S K SG Pts
1 Argentina
0 0 0 0 0 0
2 Aljazair
0 0 0 0 0 0
3 Austria
0 0 0 0 0 0
4 Yordania
0 0 0 0 0 0
Grup K
Tim M W S K SG Pts
1 Portugal
0 0 0 0 0 0
2 Kolombia
0 0 0 0 0 0
3 DR Kongo
0 0 0 0 0 0
4 Uzbekistan
0 0 0 0 0 0
Grup L
Tim M W S K SG Pts
1 Inggris
0 0 0 0 0 0
2 Kroasia
0 0 0 0 0 0
3 Ghana
0 0 0 0 0 0
4 Panama
0 0 0 0 0 0

Artikel Lainnya