Piala Dunia 2026 resmi dibuka dengan laga dramatis antara Meksiko dan Afrika Selatan di Estadio Azteca, Mexico City. Tuan rumah Meksiko berhasil menang 2-0, namun pertandingan ini lebih dikenang karena tiga kartu merah yang dikeluarkan wasit sepanjang laga.
Siapa Wasitnya?
Wasit yang memimpin laga bersejarah ini adalah Wilton Pereira Sampaio, asal Brasil. Ini merupakan penampilan ketiga Sampaio sebagai wasit di Piala Dunia. FIFA memilih tim wasit berpengalaman untuk pertandingan pembuka bergengsi di Estadio Azteca ini.
Sampaio dibantu oleh VAR Nicolás Gallo Barragán yang turut berperan penting dalam beberapa keputusan krusial di laga ini.
Kartu Merah Pertama — Sphephelo Sithole (Afrika Selatan, menit 49′)
Kartu merah pertama jatuh di menit ke-49. Bek Afrika Selatan Sphephelo Sithole dijatuhkan kartu merah langsung setelah menjatuhkan gelandang Meksiko Brian Gutiérrez yang sudah dalam posisi satu lawan satu dengan kiper — pelanggaran yang dalam aturan sepak bola disebut Denial of Goal-Scoring Opportunity (DOGSO). VAR memeriksa insiden ini dan membenarkan keputusan wasit. Dengan ini, Afrika Selatan harus bermain dengan 10 pemain di babak kedua saat masih tertinggal 1-0.
Kartu Merah Kedua — Themba Zwane (Afrika Selatan, menit 75′)
Cobaan Afrika Selatan belum berakhir. Pemain pengganti Themba Zwane diusir keluar lapangan setelah VAR mendeteksi gerakan tangannya yang mengenai wajah pemain Meksiko Alvarado. Keputusan ini menuai kontroversi — komentator legendaris Amerika Serikat Landon Donovan secara lantang menyebut, “Itu kartu merah yang keras. Saya tidak bisa melihat itu sebagai kartu merah.” Afrika Selatan pun terpaksa melanjutkan pertandingan hanya dengan 9 pemain.
Kartu Merah Ketiga — César Montes (Meksiko, menit akhir)
Kejutan datang di akhir pertandingan ketika wasit Sampaio mengeluarkan kartu merah langsung untuk bek tengah Meksiko César Montes, menjadikan total kartu merah di laga ini tiga buah — lebih banyak dari jumlah gol yang tercipta. Montes dianggap sengaja menjatuhkan bek sayap Afrika Selatan Khuliso Mudau yang sedang berlari kencang, dan dinilai menggagalkan peluang gol yang jelas.
Gol-Gol Penentu Kemenangan Meksiko
Sebelum kekacauan kartu merah, Meksiko sudah mengendalikan laga. Gol pertama dicetak oleh Julián Quiñones, pemain kelahiran Kolombia yang kini membela Meksiko, yang mencetak gol pembuka di depan ribuan pendukung tuan rumah di Azteca. Gol kedua disumbangkan oleh Raúl Jiménez yang menciptakan momen emosional di depan publiknya sendiri.
Tiga kartu merah dalam satu pertandingan merupakan rekor untuk laga pembuka Piala Dunia sepanjang sejarah. Apa yang dimulai sebagai perayaan sepak bola berubah menjadi pertempuran taktis yang diwarnai sanksi disipliner, menjadikan laga ini salah satu pembuka Piala Dunia paling kontroversial dalam sejarah modern.

