Nama Enzo Fernandez kembali menghiasi halaman bursa transfer musim panas 2026 dengan intensitas yang jauh lebih besar dari sebelumnya.
Gelandang berusia 25 tahun itu dikabarkan mulai mempertimbangkan masa depannya setelah Chelsea gagal mengamankan tiket kompetisi Eropa, sebuah kegagalan yang dinilai menjadi titik balik bagi sejumlah pemain bintang di Stamford Bridge.
Musim 2025/2026 menjadi mimpi buruk bagi The Blues. Finis di peringkat ke-10 klasemen akhir Premier League dan tersingkir dari Liga Champions oleh Paris Saint-Germain pada Maret lalu, Chelsea kini menghadapi prospek musim tanpa kompetisi Eropa sama sekali, sesuatu yang tidak bisa diterima oleh Fernandez.
“Saya ingin tinggal di Spanyol, saya sangat menyukai Madrid.” — Enzo Fernandez, dalam wawancara dengan ESPN Argentina, 2026
Pernyataan itu sempat memantik kontroversi internal di Chelsea. Manajemen The Blues bahkan menjatuhkan denda kepada sang pemain karena dinilai memicu spekulasi transfer di tengah musim.
Namun kini, menurut jurnalis transfer terpercaya Ben Jacobs, hubungan Fernandez dengan klub dikabarkan telah membaik, meski ambisi sang pemain untuk tampil di Liga Champions musim depan tetap tidak berubah.
Performa Gemilang di Tengah Musim Buruk
Di atas lapangan, Fernandez sebenarnya tampil cemerlang. Ia mencetak 14 gol dan mencatat 9 assist di semua kompetisi musim ini, menjadikannya pemain terbaik kedua Chelsea, sebuah ironi pahit di tengah performa tim yang jauh dari memuaskan.
Secara keseluruhan, ia telah mencetak 31 gol dan 30 assist dalam 151 penampilan bersama The Blues, termasuk dua trofi bergengsi: UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub.
Pelatih interim Chelsea, Calum McFarlane, tak pelit pujian untuk sang gelandang. “Dia adalah seorang pemenang dan sangat penting untuk tim ini,” ujarnya. Catatan tersebut juga menempatkan Fernandez sejajar dengan legenda klub Frank Lampard dalam hal jumlah gol pada periode awal karier mereka di Stamford Bridge.
Chelsea Pasang Tembok Harga £120 Juta
Chelsea tidak akan melepas Fernandez dengan harga murah. Menurut laporan ESPN dan BBC, manajemen Stamford Bridge mematok harga £120 juta atau sekitar Rp 2,8 triliun, angka yang bahkan melampaui biaya £106,8 juta saat mereka merekrutnya dari Benfica pada Januari 2023. Kontrak panjang Fernandez yang masih berjalan hingga 2032 menjadi kartu truf Chelsea dalam negosiasi.
Agen sang pemain, Javier Pastore, disebut sedang menjajaki sejumlah kemungkinan transfer ke klub elite Eropa. Chelsea sendiri saat ini masih berharap Fernandez kembali mengikuti sesi pramusim setelah menuntaskan tugasnya bersama Timnas Argentina di Piala Dunia 2026.
Real Madrid dan Manchester City Bersaing
Real Madrid disebut sebagai destinasi utama Fernandez. Los Blancos sudah lama mengincar gelandang kelahiran San Martín itu sejak penampilannya yang impresif di Piala Dunia 2022. Kini, di bawah kepemimpinan Jose Mourinho yang baru saja resmi mengambil alih, Madrid tengah merombak lini tengah secara besar-besaran. Namun harga £120 juta menjadi penghalang terbesar, angka yang sangat berat bahkan bagi standar Real Madrid sekalipun.
Sementara itu, Manchester City juga masuk dalam radar. Fernandez dikabarkan telah melakukan pembicaraan informal dengan perwakilan The Citizens, yang berhasil lolos ke Liga Champions musim depan. Bagi sang pemain, bermain di Liga Champions adalah syarat mutlak keputusan transfernya.
Nasib Ditentukan Usai Piala Dunia 2026
Situasi ini kemungkinan baru akan menemukan kejelasan setelah Piala Dunia 2026 berakhir, ketika Fernandez kembali dari tugas bersama Timnas Argentina, dan klub-klub peminat mulai menyusun anggaran transfer musim panasnya secara serius.
Yang pasti, musim panas ini akan menjadi salah satu saga transfer paling sengit di Eropa. Apakah Enzo Fernandez akan mewujudkan impiannya berseragam putih Real Madrid, bertahan di bawah tekanan Chelsea, atau justru berlabuh di Manchester? Jawabannya akan segera terkuak.

