Nama Wilton Pereira Sampaio mendadak jadi perbincangan dunia setelah laga pembuka Piala Dunia 2026 antara Meksiko vs Afrika Selatan berlangsung penuh drama. Wasit asal Brasil ini mencetak rekor tersendiri, mengeluarkan tiga kartu merah dalam satu pertandingan pembuka Piala Dunia, sesuatu yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah turnamen paling bergengsi di dunia ini.
Tapi siapa sebenarnya pria di balik peluit itu?
Profil Singkat Wilton Pereira Sampaio
Wilton Pereira Sampaio lahir pada 28 Desember 1981 di Teresina de Goiás, negara bagian Goiás, Brasil. Ia telah terdaftar di daftar wasit internasional FIFA sejak tahun 2013, mewakili federasi sepak bola negara bagiannya, Federação Goiana de Futebol. Adik kandungnya, Sávio Pereira Sampaio, juga berprofesi sebagai wasit dan terdaftar di FIFA sejak 2022.
Di luar dunia sepak bola, Sampaio berprofesi sebagai profesor pendidikan jasmani.
Sampaio mulai memimpin pertandingan sejak usia 15 tahun dan memperoleh kualifikasi di Brasília pada tahun 2000. Perjalanan panjang itu membuatnya menjadi salah satu wasit paling senior dan berpengalaman di Amerika Selatan.
Karier dan Rekam Jejak Wilton Pereira Sampaio
Sampaio melakukan debut profesionalnya pada 4 November 2007 dan hingga kini telah memimpin lebih dari 341 pertandingan sepanjang kariernya.
Ia terpilih sebagai salah satu wasit terbaik dalam Campeonato Brasileiro Série A 2012, yang menjadi batu loncatan kariernya di level internasional.
Sampaio dikenal sebagai wasit yang keras dalam menegakkan disiplin, dengan rata-rata 5,08 kartu kuning per pertandingan, di atas rata-rata wasit pada umumnya. Sepanjang karier, ia telah mencatat 1.733 kartu kuning, 43 kartu merah langsung, dan 125 penalti yang diberikan.
Ia aktif memimpin pertandingan di berbagai kompetisi bergengsi, termasuk Brasileirão Série A, Copa Libertadores, Copa Sudamericana, Copa América, hingga kualifikasi Piala Dunia CONMEBOL.
Tiga Kali di Panggung Piala Dunia
Piala Dunia 2026 ini merupakan Piala Dunia ketiga Sampaio sebagai wasit lapangan:
Piala Dunia 2018 (Rusia) Pada Piala Dunia 2018 di Rusia, Sampaio belum bertugas sebagai wasit utama di lapangan, ia menjadi bagian dari tim VAR perdana yang diperkenalkan FIFA untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia.
Piala Dunia 2022 (Qatar) Di Qatar 2022, Sampaio memimpin empat pertandingan: Senegal vs Belanda (fase grup), Polandia vs Arab Saudi (fase grup), Belanda vs Amerika Serikat (babak 16 besar), dan puncaknya, Inggris vs Prancis di perempat final.
Namun laga Inggris vs Prancis itu berujung kontroversi besar. Sampaio dikritik keras atas keputusan-keputusannya di laga itu, termasuk tidak memberikan penalti dan tidak menghukum beberapa pelanggaran pemain Prancis terhadap pemain Inggris. Bek Inggris Harry Maguire menyatakan secara terbuka: “Saya tidak bisa menjelaskan penampilannya. Jumlah keputusan yang salah sungguh luar biasa. Sangat buruk.”
Komentator legenda Inggris Gary Neville pun ikut memberi penilaian keras: “Wasit itu bermain buruk sekali. Dia adalah lelucon sebagai wasit.”
Piala Dunia 2026 (Meksiko/AS/Kanada) FIFA memilih Sampaio, dengan segala kontroversi masa lalunya untuk memimpin laga paling bergengsi: laga pembuka Piala Dunia 2026 di Estadio Azteca. Hasilnya? Tiga kartu merah, rekor baru, dan namanya kembali jadi sorotan dunia.
Sosok yang Selalu di Tengah Badai
Wilton Pereira Sampaio adalah tipikal wasit kelas dunia yang tidak pernah sepi dari perhatian, baik pujian maupun kritik. Kariernya tidak hanya didefinisikan oleh pengalaman, tetapi juga oleh perdebatan.
Ia adalah salah satu wasit top Brasil dalam sepak bola domestik dan menjadi pilihan rutin dalam turnamen internasional besar selama lebih dari satu dekade.
Di Piala Dunia 2026, nama Sampaio sekali lagi terukir dalam sejarah, kali ini bukan karena kontroversi keputusan, melainkan karena rekor tiga kartu merah di laga pembuka yang belum pernah dicatatkan wasit manapun sebelumnya.

