Tuan rumah Meksiko memulai Piala Dunia 2026 dengan gemilang setelah menundukkan Afrika Selatan 2-0 di hadapan penonton penuh di Mexico City. Laga bersejarah tersebut sekaligus menjadi partai pembuka turnamen empat tahunan paling bergengsi di dunia.
Pertandingan berlangsung penuh drama setelah Afrika Selatan harus bermain dengan sepuluh bahkan sembilan pemain akibat tiga kartu merah yang diterima sepanjang laga. Meksiko pun memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, dengan penyerang Raúl Jiménez menyegel kemenangan lewat sundulan kepala yang mempertegas dominasi El Tri malam itu.
Rekor Penonton yang Mengguncang Dunia
Namun yang menjadi sorotan terbesar bukan sekadar hasil di lapangan, melainkan angka penonton yang mencengangkan. Laporan awal menyebut laga pembuka ini disaksikan oleh sekitar 1,2 miliar penonton di seluruh penjuru dunia, hampir sepuluh kali lipat dibandingkan Super Bowl LX yang ditonton 125,6 juta orang.
Angka tersebut langsung memantik perdebatan sengit di media sosial. Para penggemar sepak bola membanjiri platform X, Instagram, dan TikTok dengan meme-meme yang membandingkan trofi Piala Dunia dengan trofi Super Bowl, serta adu kemewahan penampilan hiburan paruh waktu: duet Shakira dan Burna Boy di Piala Dunia versus penampilan Bad Bunny di Super Bowl.
Meski demikian, sejumlah pengguna media sosial dari Amerika Serikat tetap membela American football, memuji jangkauan olahraga tersebut di dalam negeri yang dinilai tak tertandingi.
Piala Dunia 2026, Panggung Terbesar Sepak Bola
Piala Dunia 2026 digelar bersama oleh tiga negara, Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadikannya edisi pertama dengan 48 tim peserta. Dengan animo luar biasa sejak laga perdana, turnamen ini diprediksi akan memecahkan berbagai rekor penonton dan pendapatan sepanjang masa.
Bagi Meksiko, kemenangan di laga pembuka kandang adalah modal berharga untuk melangkah lebih jauh dalam sebuah turnamen yang secara historis selalu memberikan harapan besar bagi bangsa tersebut.

