Usai memenangkan seri di Balaton Park (Hungaria) dan Czech Grand Prix di Brno, Marc Márquez kini hanya tertinggal 40 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi (Aprilia). Kebangkitan sang juara dunia tujuh kali ini tidak luput dari perhatian rekan senegaranya, Jorge Martin.
Pembalap Aprilia itu menyebut kondisi persaingan antar pabrikan kini jauh lebih kompetitif dibanding sebelumnya, “game on” antara Aprilia dan Ducati.
Czech GP: Márquez Kembali Berjaya
Di Czech Grand Prix di Brno, Márquez tampil dominan dengan start dari posisi keempat, membayangi rekan setimnya Francesco Bagnaia sebelum melakukan manuver krusial di lap ke-16 dan melepaskan diri di fase akhir balapan.
Ai Ogura (Trackhouse Aprilia) finis kedua berjarak 0,421 detik, sementara Bagnaia melengkapi podium di posisi ketiga.
Kemenangan tersebut semakin bermakna karena pemimpin klasemen Marco Bezzecchi dilarang tampil di balapan utama setelah insiden dengan marshal saat sesi sprint.
Klasemen Makin Ketat
Setelah sembilan dari 22 seri, Bezzecchi memimpin dengan 180 poin, diikuti rekan setimnya Martin dengan 172 poin.
Di Giannantonio berada di posisi ketiga dengan 157 poin, sementara Márquez naik ke peringkat keempat dengan 140 poin. Ogura mengikuti dengan 134 poin dan Pedro Acosta dengan 132 poin.
Yang mengejutkan, tujuh pembalap teratas kini hanya terpisah 53 poin. Di sisi kejuaraan konstruktor, Ducati kini hanya tertinggal lima poin dari Aprilia.
Momentum Ducati, Ancaman Nyata bagi Aprilia
Meski Aprilia masih dianggap sebagai motor terbaik musim 2026, motor tersebut tidak terlihat mampu menang di akhir pekan Balaton, sebuah sinyal peringatan bagi kubu Italia dari Noale itu.
Márquez kini hanya tertinggal 40 poin dari Bezzecchi, padahal defisit itu sempat lebih dari 100 poin hanya sebulan lalu. Kebangkitan sang legenda menjadikan persaingan gelar juara dunia terbuka lebar di sisa 13 seri yang masih tersisa.
Martin: Masih Dalam Tekanan
Bagi Martin sendiri, Czech GP menjadi akhir pekan yang penuh hambatan. Setelah dijatuhi dua hukuman Long Lap akibat insiden di Hungaria, Martin harus menjalaninya di awal balapan dan terlempar ke posisi ke-13, sebelum akhirnya berhasil recover ke posisi sembilan.
Namun demikian, sang juara dunia 2024 itu tetap optimistis. Dengan selisih hanya delapan poin dari Bezzecchi, Martin masih berada dalam posisi yang sangat kompetitif untuk merebut gelar keduanya bersama Aprilia.
Menuju Assen
Seri berikutnya di Assen, Belanda, akan menjadi ujian penting bagi semua pihak. Bezzecchi perlu membuktikan diri usai serangkaian nasib sial, Martin harus kembali tampil konsisten, sementara Márquez yang kini memiliki momentum penuh siap mengancam lebih jauh. Perang Aprilia vs Ducati benar-benar baru saja dimulai.
Sumber: motorsport.com, Al Jazeera, motorcycles.news, AutoHebdo, the-race.com
