BerandaMotorsportFormula 1Refueling Bisa Kembali ke F1, Jadi Bagian dari Rencana Mesin 2031

Refueling Bisa Kembali ke F1, Jadi Bagian dari Rencana Mesin 2031

Pembicaraan antara FIA dan tim-tim Formula 1 mengenai regulasi mesin 2031 mulai memanas.

Salah satu wacana yang muncul dalam diskusi tersebut adalah kemungkinan kembalinya sistem pengisian bahan bakar di tengah balapan (refueling), yang sudah dilarang sejak 2010.

Perdebatan: V8 Alami vs Turbo

Inti dari diskusi ini berkisar pada filosofi mesin generasi berikutnya.

Di satu sisi, Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem ingin membawa F1 kembali ke filosofi mesin yang berfokus pada kebutuhan balap murni: mesin V8 alami dengan KERS berkapasitas kecil.

Di sisi lain, enam produsen yang membuat mesin untuk kategori ini, Mercedes, Ferrari, Audi, Red Bull-Ford Powertrains, Honda, dan Cadillac memiliki pandangan yang jauh dari seragam.

Ferrari, Cadillac, dan Red Bull cenderung bersikap terbuka tanpa menolak visi FIA.

Sementara itu, Mercedes dan Audi lebih condong menginginkan unit bertenaga turbo, sebuah posisi yang masuk akal bagi dua raksasa otomotif yang ingin mengembangkan produk yang lebih efisien secara teknologi dan tetap relevan dengan aplikasi mobil jalan raya.

Masalahnya, kehadiran turbocharger akan mengurangi suara mesin yang justru dianggap sebagai prioritas untuk dikembalikan.

Meski begitu, soal KERS (sistem pemulihan energi kinetik), tampaknya tidak banyak keraguan, output dayanya diperkirakan berada di kisaran 10-20% dari tenaga mesin pembakaran internal, mengingat tidak ada yang ingin mengulang skenario “lift-and-coast” yang mewarnai musim 2026.

Refueling untuk Pangkas Bobot Mobil

Salah satu poin penting dalam proposal ini adalah soal bobot mobil.

Klaim yang berkembang menyebutkan bahwa refueling saja bisa memangkas sekitar 50kg dari mobil, bagian signifikan dari selisih sekitar 94kg antara bobot minimum saat ini (724kg) dengan target FIA untuk 2031 yaitu sekitar 700kg.

Hal ini bukan masalah baru. Saat refueling dilarang sebelum musim 2010, mobil harus membawa muatan bahan bakar penuh untuk satu balapan sejak start, sekitar 110kg yang memaksa tim membangun sasis yang lebih panjang dan lebih berat. Mobil-mobil yang berlomba di 2010 sekitar 22cm lebih panjang dibanding pendahulunya di 2009 karena alasan itu.

Sikap Toto Wolff dan Manufaktur Lain

Menariknya, meski Mercedes disebut lebih memilih turbo dalam laporan Motorsport.com, bos Mercedes Toto Wolff justru menyebut arah V8 sebagai “konsensus terbaik”, menambahkan bahwa “memiliki mesin alami yang menderu, dengan sistem pemulihan energi yang tetap menjadi pembeda performa, dengan bahan bakar berkelanjutan, semua itu cukup sejalan.”

Sementara itu, CEO Audi Gernot Dollner menegaskan bahwa perusahaannya belum siap beralih ke mesin alami, mengingat baru saja berinvestasi pada konsep drivetrain tertentu.

Namun ia menjelaskan bahwa ini bukan isu yang akan membuat Audi otomatis hengkang dari F1.

Proses Pengambilan Keputusan

FIA memiliki otoritas untuk memberlakukan regulasi 2031 secara sepihak jika produsen tidak mencapai kesepakatan, meski Ben Sulayem lebih memilih perubahan sukarela setahun lebih cepat pada 2030.

Untuk itu, setidaknya empat dari enam pemasok unit tenaga, Mercedes-AMG, Ferrari, Red Bull-Ford, Honda, Audi, dan General Motors harus menyetujuinya.

Audi disebut sebagai titik sandungan utama dalam proses ini.

Ben Sulayem sendiri sudah berulang kali menegaskan bahwa perubahan ini hanya tinggal soal waktu: “Ini akan terjadi. Pada akhirnya, ini hanya soal waktu. Di 2031, V8, FIA akan memiliki kekuatan untuk melakukannya, tanpa perlu suara dari para PUM. Itu aturannya. Tapi kami ingin membawanya setahun lebih cepat, yang sekarang diminta semua orang.”

Catatan: Hingga saat ini belum ada keputusan final, diskusi soal format mesin 2031 masih terus berlangsung antara FIA dan para produsen mesin.

Irfan
Irfanhttps://irfan.id
Seorang penulis yang aktif sejak 2011. Tumbuh dengan kecintaan mendalam terhadap dunia olahraga, ia tak pernah melewatkan satu pun laga sepak bola seru atau balapan Formula 1 yang memacu adrenalin.
Jadwal Formula 1
R10 · 2026 17 Jul – 19 Jul
🇧🇪 Belgian Grand Prix
Circuit de Spa-Francorchamps  ·  Spa, Belgium
📍 50.4372, 5.9714 Lihat di Maps ↗
MY TIME 00:28
RACE (WIB) 20:00
Free Practice 1 17 Jul 18:30 WIB
Free Practice 2 17 Jul 22:00 WIB
Free Practice 3 18 Jul 17:30 WIB
Qualifying 18 Jul 21:00 WIB
Race 19 Jul 20:00 WIB
MENUJU FREE PRACTICE 1
6
HARI
:
18
JAM
:
01
MENIT
:
54
DETIK
Selanjutnya 🇭🇺 HUN 26 Jul · 🇳🇱 NED 23 Aug · 🇮🇹 ITA 06 Sep
Waktu dalam WIB (UTC+7) by Arena24.id

Populer

Klasemen F1 2026
Ronde 9
# Pembalap Poin Gap
1
Kimi ANTONELLI
Mercedes
179
2
George RUSSELL
Mercedes
154 −25
3
Lewis HAMILTON
Ferrari
147 −32
4
Charles LECLERC
Ferrari
108 −71
5
Lando NORRIS
McLaren
97 −82

Artikel Lainnya