Pierre Gasly harus pulang dengan tangan kosong dari Grand Prix Austria 2026. Pembalap Alpine ini finis di posisi ketiga belas di Red Bull Ring, gagal menambah catatan poinnya musim ini setelah momen manis di GP Monaco beberapa pekan lalu.
Awal Akhir Pekan yang Menjanjikan
Sebenarnya akhir pekan Gasly di Austria dimulai dengan cukup positif. Gasly hampir saja menembus Q3, hanya tertinggal empat per seratus detik dan bahkan nyaris mendorong Max Verstappen masuk zona tereliminasi.
Sayangnya, momen itu justru menjadi titik tertinggi dari seluruh akhir pekannya.
Gasly akhirnya start dari posisi sebelas setelah tersingkir di Q2, sebuah hasil yang sebenarnya cukup solid mengingat ketatnya persaingan di papan tengah.
Race Day Tak Sesuai Ekspektasi
Namun begitu lampu start padam, performa Gasly justru menurun. Balapannya kurang mengesankan, dengan Gasly hanya finis di posisi ketiga belas untuk Alpine dan tidak punya cukup pace untuk mengancam zona poin sepanjang lomba.
Ia finis tepat di belakang duo Audi, Gabriel Bortoleto dan Nico Hulkenberg, yang sama-sama gagal mencicipi poin di akhir pekan ini.
Posisi ketiga belas ini membuat Gasly tertinggal dari rekan setimnya, Franco Colapinto, yang juga finis di luar zona poin namun setidaknya masih berada tak jauh di belakangnya pada klasemen sementara akhir pekan.
Tren Positif Awal Musim Sempat Mengesankan
Hasil mengecewakan ini terasa kontras dengan performa Gasly di awal musim 2026. Pembalap asal Prancis ini sempat konsisten mencetak poin di enam dari tujuh balapan pertama musim ini, sebuah pencapaian yang cukup mengesankan untuk standar Alpine.
Puncaknya datang di GP Monaco, di mana ia finis P3 di lintasan, sebelum sempat kehilangan podium akibat penalti dan akhirnya berhasil memenangkan proses Right of Review untuk mengembalikan hasil podiumnya tersebut.
Catatan Kering Berlanjut
Sayangnya, momentum positif itu tidak berlanjut ke Austria. Setelah Monaco, performa Gasly justru menurun dan kini ia harus menerima kenyataan pulang tanpa poin dari Red Bull Ring, sebuah sirkuit yang sebenarnya sempat memberi harapan lewat hasil kualifikasi yang relatif kompetitif.
Bagi Alpine, hasil ini menjadi pengingat bahwa konsistensi mencetak poin masih menjadi pekerjaan rumah, terutama di tengah ketatnya persaingan papan tengah yang diisi oleh Audi, Racing Bulls, dan Haas musim ini.
Dengan hasil ini, Gasly dan Alpine harus segera mencari solusi menjelang seri-seri berikutnya agar tren positif di awal musim tidak berubah menjadi catatan tanpa poin yang berkepanjangan.
