Formula E dan FIA resmi mengumumkan kalender perdana musim 2026-27 yang sekaligus menjadi musim paling ambisius dalam sejarah kejuaraan balap mobil listrik ini.
Dengan 21 balapan di 13 kota di seluruh dunia, musim baru ini juga menandai dimulainya era GEN4, generasi terbaru mobil Formula E yang jauh lebih kencang dan bertenaga dari sebelumnya.
Namun di balik rekap pencapaian bersejarah itu, ada kabar mengecewakan bagi para penggemar motorsport di Asia Tenggara: Jakarta, Indonesia, kembali tidak ada dalam daftar.
Jadwal Lengkap Formula E Musim 2026-27
Musim baru dimulai dengan double-header malam hari yang spektakuler di Arab Saudi, sebelum melintasi tiga benua hingga finis dramatis di Tokyo.
🌙 Pembuka Musim — Asia Barat
| Tanggal | Seri | Kota | Sirkuit |
|---|---|---|---|
| 18-19 Desember 2026 | Rd 1-2 | Jeddah, Arab Saudi | Jeddah Corniche Circuit (double-header malam) |
🌎 Leg Amerika
| Tanggal | Seri | Kota | Sirkuit |
|---|---|---|---|
| 16 Januari 2027 | Rd 3 | Mexico City, Meksiko | Autódromo Hermanos Rodríguez |
| 6 Februari 2027 | Rd 4 | Austin, Amerika Serikat 🆕 | Circuit of The Americas (COTA) |
| 20 Februari 2027 | Rd 5 | Miami, Amerika Serikat | Miami International Autodrome |
| 13 Maret 2027 | Rd 6 | São Paulo, Brasil | Anhembi Sambadrome Circuit |
🌏 Leg Asia
| Tanggal | Seri | Kota | Sirkuit |
|---|---|---|---|
| 17 April 2027 | Rd 7 | Sanya, Tiongkok | Haitang Bay Circuit |
🌍 Leg Eropa
| Tanggal | Seri | Kota | Sirkuit |
|---|---|---|---|
| 8-9 Mei 2027 | Rd 8-9 | Berlin, Jerman | Tempelhof Airport Street Circuit (double-header) |
| 15-16 Mei 2027 | Rd 10-11 | Monaco | Circuit de Monaco (double-header) |
| 29-30 Mei 2027 | Rd 12-13 | London, Inggris 🆕 | Brands Hatch |
| TBC | Rd 14-15 | Zandvoort, Belanda 🆕 | MASCOT Zandvoort Circuit (double-header) |
🌏 Penutup Musim — Asia Pasifik
| Tanggal | Seri | Kota | Sirkuit |
|---|---|---|---|
| 10-11 Juli 2027 | Rd 16-17 | Shanghai, Tiongkok | Shanghai International Circuit (double-header) |
| 24-25 Juli 2027 | Rd 18-19 | Tokyo, Jepang | Tokyo Street Circuit (double-header, malam) |
Tiga Venue Baru yang Jadi Sorotan
Musim 2026-27 menghadirkan tiga lokasi debut yang sangat dinantikan:
Circuit of The Americas (COTA), Austin — Sirkuit legendaris yang juga menjadi kandang F1 AS ini akhirnya membuka pintunya untuk Formula E. Dengan tikungan ikonik dan fasilitas kelas dunia, Austin menjanjikan salah satu ePrix paling menarik dalam sejarah kejuaraan ini.
Brands Hatch, London — London E-Prix pindah dari ExCeL Arena yang sudah jadi langganan, ke sirkuit bersejarah Brands Hatch di luar kota. Ini menjadi debut Formula E di salah satu sirkuit paling legendaris di dunia balap.
Zandvoort, Belanda — Sirkuit tepi pantai yang belum lama kehilangan slot F1 kini mendapat gantinya dari Formula E. Dengan karakternya yang unik dan basis penggemar setia di Belanda, Zandvoort bisa menjadi venue favorit baru para penonton.
Era GEN4: Lebih Kencang, Lebih Ganas
Musim 2026-27 bukan sekadar kalender baru — ini juga debut mobil GEN4, generasi Formula E paling revolusioner yang pernah ada:
- 600 kW tenaga (setara lebih dari 815 hp)
- All-wheel drive aktif di setiap fase balapan
- Differential aktif dan konfigurasi aerodinamika ganda
- Pengereman regeneratif yang lebih canggih
Peningkatan performa luar biasa ini juga mendorong pergeseran filosofi kalender: Formula E kini lebih banyak menggunakan sirkuit permanen mapan yang mampu menahan kecepatan ekstrem GEN4, sembari tetap mempertahankan beberapa venue kota bersejarah.
Format balapan juga berubah di double-header: selain E-Prix klasik, hadir format baru bernama E-PrixUnleashed balapan lebih pendek tanpa pembatasan tenaga, dirancang untuk menampilkan kecepatan penuh GEN4 dalam tontonan yang intens dan dramatis.
Indonesia Kembali Absen: Kisah yang Belum Selesai
Bagi penggemar motorsport Indonesia, pengumuman kalender ini kembali membawa kekecewaan. Jakarta yang selama ini menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mengisi slot Asia Formula E sekali lagi tidak masuk dalam daftar.
Ini bukan kali pertama negosiasi Jakarta dengan Formula E menemui jalan buntu. Pada musim 2025-26, Jakarta juga sempat masuk sebagai salah satu slot “TBC” (To Be Confirmed) dalam kalender awal. Namun negosiasi akhirnya gagal, dan slot tersebut diisi oleh Sanya, Tiongkok.
Permasalahan utama yang berulang kali muncul adalah soal venue. Lokasi Ancol di Jakarta Utara yang pernah digunakan untuk Jakarta E-Prix pada 2022, 2023, dan 2025 dianggap tidak layak untuk digunakan kembali setelah kunjungan evaluasi Formula E.
Sementara opsi pengganti, yaitu Sirkuit Monas di kawasan pusat kota dekat Monumen Nasional, sempat masuk pertimbangan serius namun tak kunjung terealisasi karena kendala perizinan dan negosiasi yang alot.
Formula E sendiri sempat menyatakan bahwa “pintu tetap terbuka” untuk kembali ke Jakarta di masa depan. Namun tanpa kepastian venue yang layak dan kesepakatan finansial yang konkret, impian Jakarta E-Prix tampaknya harus kembali ditunda.
Musim 2025-26 yang Masih Berjalan
Sementara kalender musim depan sudah diumumkan, musim 2025-26 (Season 12) masih berlangsung dan dijadwalkan berakhir pada Agustus 2026.
Musim ini sendiri sudah mencetak rekor dengan 17 balapan di 11 kota, kalender terpanjang dalam sejarah Formula E sebelum rekornya kembali dipatahkan oleh musim 2026-27.
Dalam musim 2025-26 yang masih berjalan, Mitch Evans (Jaguar TCS Racing) saat ini memimpin klasemen pembalap, sementara Jaguar memimpin klasemen tim dan Porsche unggul di klasemen produsen.
Formula E musim 2026-27 menjanjikan era baru yang lebih spektakuler dari sebelumnya, dengan 21 balapan, tiga venue ikonik baru, dan debutan mobil GEN4 yang bertenaga luar biasa. Bagi motorsport global, ini adalah musim yang paling dinantikan dalam sejarah Formula E.
Sayangnya, Indonesia harus kembali menjadi penonton dari kejauhan. Hingga ada kepastian soal venue dan kesepakatan yang matang antara pemerintah daerah dengan Formula E Operations, Jakarta E-Prix tampaknya masih harus menunggu giliran berikutnya.
Sumber: FIA Formula E, The Race, Performance Racing, Autosport
