George Russell berhasil meraih kemenangan di Grand Prix Austria 2026 yang berlangsung di Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (28/6). Start dari pole position, Russell tampil dominan dan finis terdepan, mengamankan posisi kedua klasemen sementara pembalap musim ini.
Russell kini tertinggal 40 poin dari rekan setimnya di Mercedes, Kimi Antonelli, setelah sebelumnya selisihnya mencapai 50 poin.
Hasil ini sekaligus menjadi bukti dominasi Mercedes musim ini, duo Silver Arrows itu kini telah memenangi tujuh dari delapan seri musim ini, dengan hanya Ferrari milik Lewis Hamilton yang mampu mematahkan dominasi tersebut dua pekan lalu di Spanyol.
Hasil Lengkap Race GP Austria 2026:
- George Russell (Mercedes)
- Max Verstappen (Red Bull) +1,611s
- Kimi Antonelli (Mercedes) +1,986s
- Oscar Piastri (McLaren) +21,809s
- Lewis Hamilton (Ferrari) +26,393s
- Isack Hadjar (Red Bull) +29,399s
- Lando Norris (McLaren) +31,505s
- Charles Leclerc (Ferrari) +45,659s
- Liam Lawson (Racing Bulls) +1 lap
- Arvid Lindblad (Racing Bulls) +1 lap
- Gabriel Bortoleto (Audi) +1 lap
- Nico Hulkenberg (Audi) +1 lap
- Pierre Gasly (Alpine) +1 lap
- Ollie Bearman (Haas) +1 lap
- Franco Colapinto (Alpine) +1 lap
- Esteban Ocon (Haas) +2 lap
- Alex Albon (Williams) +2 lap
- Fernando Alonso (Aston Martin) +3 lap
DNF: Lance Stroll (Aston Martin), Carlos Sainz (Williams), Sergio Perez (Cadillac), Valtteri Bottas (Cadillac)
Max Verstappen tampil impresif dengan finis P2 meski sempat mengalami kecelakaan saat kualifikasi sehari sebelumnya yang memaksanya start dari P5.
Sementara itu, Hamilton yang start dari posisi ketiga mencoba strategi pit agresif dengan undercut beberapa lap lebih awal, namun stint ban soft yang kurang maksimal di tengah cuaca panas terik Pegunungan Styria membuatnya hanya finis di P5.
Performa Charles Leclerc justru lebih mengecewakan, meski start dari grid kedua mendampingi Russell di baris terdepan, ia gagal menemukan kecepatan sepanjang balapan dan harus puas finis P8.
Dengan hasil ini, persaingan gelar juara dunia musim 2026 semakin memanas menjelang seri-seri berikutnya, dengan Antonelli masih memimpin klasemen namun keunggulannya kini semakin tergerus oleh rekan setimnya sendiri.
