Mercedes dipastikan akan membawa sejumlah perbaikan pada unit tenaga mobilnya saat tampil di GP Austria pekan ini, menyusul rentetan masalah keandalan yang membuat dua pembalapnya gagal finis dalam tiga balapan terakhir.
Kimi Antonelli mengonfirmasi bahwa ia akan menggunakan unit tenaga baru yang dipasangkan dengan paket baterai yang telah diperbarui di Red Bull Ring.
Masalah yang Sudah Lama Mengintai
Menurut Antonelli, indikasi gangguan pada power unit Mercedes sebenarnya sudah muncul sejak beberapa balapan sebelumnya.
Ia menyebut sempat mengalami kendala serupa saat sesi latihan bebas di Miami, sebelum akhirnya George Russell juga harus mundur dari posisi terdepan di GP Kanada.
Antonelli mengakui rangkaian insiden ini membuat Mercedes kehilangan cukup banyak poin yang seharusnya bisa diraih.
Puncaknya terjadi di GP Barcelona, ketika Antonelli terpaksa menghentikan mobilnya hanya tiga lap sebelum garis finis saat berada di posisi kedua.
Ia menjelaskan bahwa penyebabnya bukan sekadar persoalan suhu udara, sebuah komponen mengalami lonjakan suhu secara tiba-tiba yang membuat baterai mengalami gangguan sistem.
Insiden tersebut membuat Antonelli kehilangan podium yang nyaris dalam genggaman, setelah sebelumnya berhasil menyalip rekan setimnya Russell pada putaran-putaran akhir.
Mercedes secara resmi menyebut kegagalan ini sebagai “electrical shutdown”, kerusakan kedua yang dialami tim pabrikan Mercedes musim ini setelah masalah serupa membuat Russell pensiun dini ketika memimpin balapan di Kanada.
Diagnosis Tim Teknik
Direktur teknik Mercedes, James Allison, menyatakan bahwa tim telah berhasil mengidentifikasi sumber masalah pada bagian baterai power unit.
Ia menjelaskan bahwa meski tidak semua kasus identik, seluruh gangguan tersebut berasal dari area yang sama pada komponen baterai yang oleh tim disebut sebagai “modul”.
Allison menambahkan bahwa sebagian besar area berisiko sudah dipahami, dan begitu modul baru mulai diterapkan secara bertahap, performa keandalan tim diharapkan akan membaik.
Bos tim Toto Wolff turut menegaskan bahwa keandalan menjadi prioritas mutlak jika Mercedes ingin tetap bersaing memperebutkan gelar juara dunia musim ini.
Dua kegagalan beruntun di Kanada dan Barcelona diperkirakan telah merugikan tim sekitar 43 poin di klasemen konstruktor, sehingga keunggulan Mercedes atas Ferrari kini menyusut menjadi 72 poin.
Red Bull Ring: Tantangan Baru bagi Power Unit Segar
Antonelli menilai karakter Red Bull Ring justru bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Mercedes dibanding Barcelona, meski suhu udara diperkirakan sangat tinggi sepanjang akhir pekan.
Menurutnya, performa buruk Mercedes sejauh ini lebih sering terjadi di sirkuit dengan aspal lama dan tingkat grip rendah, kondisi yang berbeda dengan Red Bull Ring.
Ia juga mengingatkan bahwa trek di Spielberg sangat menuntut dari sisi rem hingga mesin, terutama karena faktor ketinggian yang mengurangi ketersediaan oksigen di udara.
Dalam kondisi seperti itu, kehadiran unit tenaga yang baru dan segar dinilai menjadi modal penting bagi Mercedes.
Persaingan Klasemen Makin Sengit
Insiden Barcelona turut mengubah dinamika perebutan gelar juara dunia. Antonelli tetap memuncaki klasemen pembalap, namun keunggulannya atas Hamilton di posisi kedua menyusut dari 59 menjadi 41 poin akibat retirement tersebut.
Russell, yang sempat tersalip Antonelli di lap-lap akhir sebelum insiden terjadi, kembali naik ke posisi kedua di balapan itu dan kini tertinggal 50 poin dari rekan setimnya di klasemen keseluruhan.
Dengan empat akhir pekan balapan dalam lima minggu ke depan dimulai dari Austria, Mercedes belum memberikan kepastian kapan solusi permanen untuk masalah baterai ini akan benar-benar tuntas.
Namun bagi tim yang telah memenangkan enam dari tujuh balapan musim ini, menjaga keandalan mobil kini menjadi taruhan yang tak kalah penting dari soal kecepatan murni di atas trek.
Artikel ini disusun berdasarkan laporan Motorsport.com, Sky Sports F1, dan RacingNews365 menjelang GP Austria 2026.
