BerandaMotorsportFormula 1Russell Akui Belum "Klik" dengan Regulasi 2026, Krisis Performa?

Russell Akui Belum “Klik” dengan Regulasi 2026, Krisis Performa?

George Russell mengawali musim 2026 dengan begitu meyakinkan, bahkan sempat memuji regulasi teknis baru sebagai sesuatu yang “sesuai dengan kekuatan” Mercedes.

Namun seiring musim berjalan, narasi itu berubah drastis. Pembalap asal Inggris ini kini justru mengaku bingung dengan penurunan performanya sendiri, sementara rekan setimnya yang masih berusia 19 tahun, Kimi Antonelli, terus melesat di klasemen.

Awal Musim yang Menjanjikan

Tiga balapan pembuka musim 2026 menjadi bukti bahwa Mercedes berhasil membaca arah regulasi baru dengan tepat. Russell sendiri mencatatkan kemenangan di Australia, sementara tim secara keseluruhan meraih tiga kemenangan beruntun di awal musim.

Saat itu, Russell bahkan menyebut timnya sebelumnya “kesulitan” memahami aturan lama, tapi merasa regulasi 2026 jauh lebih selaras dengan filosofi teknik Mercedes.

Performanya pun sempat begitu dominan. Russell mengaku bahwa di awal musim, hampir setiap sesi latihan dan kualifikasi yang dijalaninya berakhir di posisi P1 atau paling buruk P2.

Performa yang Menurun Drastis

Tren positif itu tidak bertahan lama. Dalam tiga balapan terakhir sebelum GP Monako, Russell mengaku sama sekali tidak mendapatkan hasil yang layak, termasuk perjuangan berat hanya untuk mencatatkan lap yang kompetitif di Kanada.

Situasi makin memburuk di Monako, di mana ia finis di posisi ke-12 tanpa poin, sementara Antonelli justru mengamankan kemenangan kelima beruntun.

Russell sendiri tidak bisa memberikan jawaban pasti atas kemerosotan ini. Ia menyebut beberapa faktor potensial, mulai dari karakter mobil W17 musim ini yang dianggap kurang cocok dengan gaya mengemudinya, hingga perbedaan pendekatan berkendara dengan Antonelli.

Namun ia juga mengakui faktor-faktor itu tidak benar-benar menjelaskan mengapa awal musimnya justru terasa begitu mudah sebelum performanya merosot.

Masalah setup mobil juga sempat menjadi sorotan di GP Jepang, ketika penyesuaian kecil pada bagian belakang W17 milik Russell menyebabkan gejala oversteer yang jauh lebih parah dari perkiraan tim, sebuah insiden yang diakui langsung oleh bos Mercedes, Toto Wolff.

Klasemen yang Makin Berat

Dampak dari rangkaian hasil buruk ini terasa nyata di klasemen pembalap. Menjelang GP Austria, Antonelli memimpin dengan keunggulan 41 poin atas Lewis Hamilton di posisi kedua, dan 50 poin atas Russell di posisi ketiga.

Russell bahkan kini tertinggal dari mantan rekan setimnya di Mercedes, Hamilton, yang musim ini pindah ke Ferrari.

Situasi ini turut memunculkan spekulasi soal masa depan Russell di Mercedes. Sejumlah pihak di luar tim, termasuk mantan pembalap F1 René Arnoux, menilai bahwa posisi Russell bisa berada dalam tekanan jika ia gagal bersaing untuk gelar juara dunia musim ini, meski Arnoux sendiri menilai penilaian semacam itu masih terlalu dini mengingat musim baru berjalan kurang dari separuh kalender.

Apa yang Dipertaruhkan di Austria

Red Bull Ring dikenal sebagai sirkuit pendek dengan kombinasi trek lurus panjang dan tikungan cepat, karakter yang secara teori bisa menguntungkan mobil dengan keunggulan tenaga mesin seperti milik Mercedes.

Namun dengan suhu yang diperkirakan menembus 30°C sepanjang akhir pekan, manajemen baterai dan ban berpotensi menjadi faktor penentu, terutama bagi Russell yang sejak beberapa balapan terakhir tampak belum menemukan kembali kepercayaan dirinya di belakang kemudi.

Bagi Russell, GP Austria bukan sekadar soal mengejar poin. Ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa kemerosotan performanya hanyalah fase sementara, bukan tanda bahwa ia benar-benar belum “klik” dengan era regulasi baru yang sempat ia puji di awal musim.

Artikel ini disusun berdasarkan pemberitaan dari berbagai sumber, termasuk Sky Sports F1, crash.net, dan laporan media F1 lainnya menjelang GP Austria 2026.

Irfan
Irfanhttps://irfan.id
Seorang penulis yang aktif sejak 2011. Tumbuh dengan kecintaan mendalam terhadap dunia olahraga, ia tak pernah melewatkan satu pun laga sepak bola seru atau balapan Formula 1 yang memacu adrenalin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Jadwal Formula 1
R10 · 2026 17 Jul – 19 Jul
🇧🇪 Belgian Grand Prix
Circuit de Spa-Francorchamps  ·  Spa, Belgium
📍 50.4372, 5.9714 Lihat di Maps ↗
MY TIME 04:15
RACE (WIB) 20:00
Free Practice 1 17 Jul 18:30 WIB
Free Practice 2 17 Jul 22:00 WIB
Free Practice 3 18 Jul 17:30 WIB
Qualifying 18 Jul 21:00 WIB
Race 19 Jul 20:00 WIB
MENUJU FREE PRACTICE 1
6
HARI
:
14
JAM
:
14
MENIT
:
47
DETIK
Selanjutnya 🇭🇺 HUN 26 Jul · 🇳🇱 NED 23 Aug · 🇮🇹 ITA 06 Sep
Waktu dalam WIB (UTC+7) by Arena24.id

Populer

Klasemen F1 2026
Ronde 9
# Pembalap Poin Gap
1
Kimi ANTONELLI
Mercedes
179
2
George RUSSELL
Mercedes
154 −25
3
Lewis HAMILTON
Ferrari
147 −32
4
Charles LECLERC
Ferrari
108 −71
5
Lando NORRIS
McLaren
97 −82

Artikel Lainnya